Post

Lokasi harta karun yang masih misterius...!!! | Digit-All Data

Lokasi harta karun yang masih misterius...!!!

Yamashita Treasure, Philipines
Harta karun Yamashita, Adalah harta yang dijarah oleh pasukan Jepang pada Perang Dunia II, Lokasi ini berada di sebuah Teluk di Philipina, Banyak yang percaya akan adanya harta ditempat ini, tapi karena medannya telah berubah, harta ini semakin sulit dicari .


Montezuma’s Treasure, Meksiko
Pembantaian atas suku Aztec di Mexico yang dilakukan oleh orang2 Spanyol menjadi perhatian di tgl 1 Juli 1520. Setelah membunuh Kaisar Montezuma, Hernando Cortes dan pasukannya dikepung oleh para ksatria Aztec yg marah, di ibukota Tenochtitlian.

Setelah pertempuran sengit selama beberapa hari, Cortes memerintahkan pasukannya utk mengumpulkan harta Montezuma yg paling berharga lalu membawanya kabur. Namun belum begitu jauh mereka melarikan diri, pasukan Aztec berhasil mengejarnya serta membantai pasukan Spanyol di danau Tezcuco.

Sisa pasukan yang tersisa segera membuang harta rampasan mereka kemudian langsung kabur. Setahun kemudian Cortes datang lagi dengan pasukannya untuk mengambil kembali harta yang dulu gagal mereka rampas. Namun penduduk Tenochtitlian telah menyembunyikan harta tersebut, sehingga tumpukan emas, permata serta berbagai batu berharga itu tidak pernah diketemukan lagi. Sampai sekarang para pencari harta karun masih sibuk mencari peninggalan suku Aztec tesebut di sekitar kota Tenochtitlian yang sekarang telah berganti nama menjadi Mexico City.

VOC Treasure, Indonesia
Misteri harta karun VOC di Pulau Onrust memang mengundang penasaran begitu banyak orang. karena konon katanya, jumlah harta ini dapat melunasi semua utang Indonesia .

Pulau Onrust terletak di teluk Jakarta. 3 jam dari Muara Karang dengan menggunakan kapal motor, tempat ini jaman Belanda dulu memang tempat yg paling sibuk, tempat masuknya kapal setelah menjajah dari kota 2 lain di Indonesia. Mitos harta karun VOC di pulau Onrust itu bermula dari keganjilan sejarah, bagaimana sebuah institusi dagang sebesar dan sekuat VOC mendadak bangkrut secara tiba-tiba.

gambar ini hanyalah sebuah replika. 
The Ark of The Convenant (Tabut Perjanjian), Jerusalem
Tabut perjanjian didalam Alkitab adalah sebuah wadah yang terbuat dari emas yang bertuliskan "10 Perintah Tuhan" selain itu konon katanya tongkat Nabi Musa juga berada didalam kotak itu.







Pharaohs’ Missing Treasure, Egypt
Ketika thn 1922 Howard Carter menemukan makan Tutankhamen di Lembah Para Raja (Valley of the Kings) Mesir, dia terpesona oleh kemegahan artefak2 yang terdapat di makam raja muda tersebut.

Di sekitar makan itu terdapat banyak sekali batu2 permata serta artefak2. Saking banyaknya, sampai2 Carter membutuhkan waktu 10 tahun untuk membuat katalognya. Namun, saat penggalian makam2 Fir'aun lainnya di akhir abad ke 19 ditemukan kenyataan bahwa makam2 tersebut dalam keadaan kosong.

Hampir semua orang sudah tahu bahwa para perompak makam (utk menyebutkan orang2 yang mencuri harta benda di dalam makam) telah menjalankan aksinya selama berabad-abad lalu. Namun apabila mereka sampai menggasak habis harta para Fir-aun tersebut, maka hal itu sangat keterlaluan. Pertanyaan selanjutnya: di manakah harta para Fir'aun itu disembunyikan? Beberapa ahli percaya bahwa harta tersebut sebenarnya sengaja diambil oleh para pendeta yang melakukan pemakaman atas dinasti Raja-Raja Mesir ke 20 dan ke 21 (thn 425-343 SM) di Lembah Para Raja.

Fir'aun-fir'aun di masa itu konon tidak melarang untuk mengambil harta yang ada di makam nenek moyang mereka untuk digunakan kembali pada saat pemakaman mereka. Salah satu petinggi masa itu yang bernama Herihor menjadi contohnya. Herihor adalah seorang petugas mahkamah tinggi di jaman Ramses XI. Pada saat Ramses meninggal, Herihor merebut kekuasaan kemudian kerajaan tersebut dibagi dua dengan menantunya, Piankh.

Herihor kemudian menempatkan dirinya sebagai penanggung jawab upacara pemakaman di Lembah Para Raja, sehingga dia punya banyak kesempatan untuk merampok makam raja-raja terdahulu. Makam Herihor sendiri sampai sekarang tidak diketemukan. Namun, para ahli yakin bahwa suatu ketika misteri hilangnya harta di makam para Fir'aun akan terkuak seiring dengan waktu yang berjalan.

Treasure of Lima, Peru
Di tahun 1820, di Lima (ibukota Peru) sedang terjadi perang revolusi. Untuk berjaga-jaga, pemerintah kota Lima memutuskan untuk memindahkan harta kekayaan kota tersebut ke Mexico, supaya aman. Harta benda yang meliputi batu2 permata berharga, tempat2 lilin dan dua buah patung Maria sedang menggendong Yesus seukuran manusia.

Secara keseluruhan, harta senilai U$60 juta tsb terbagi atas 11 kapal dan dikomandani oleh Kapten William Thompson, yang menahkhodai Kapal Mary Dear. Namun sayangnya pemerintah kota Lima tidak mengetahui bahwa William Thompson sejatinya adalah mantan perompak. Begitu harta benda itu sudah naik ke kapal, dia segera membunuh orang2 Peruvian yg menjaga harta tersebut serta melemparkan tubuhnya ke laut.

Thompson melarikan harta tersebut ke Kepulauan Cocos, di lautan Hindia, lalu menguburnya. Kemudian komplotannya berpencar serta bersembunyi sampai keadaan dirasa aman untuk mengambil kembali harta yang mereka kubur. Akan tetapi kapal Mary Dear akhirnya tertangkap. Semua anggota komplotan digantung atas tuduhan perompakan, kecuali William Thompson dan orang kepercayaannya. Kedua orang tersebut setuju untuk menunjukkan lokasi penyembunyian harta tersebut. Mereka membawa orang2 tersebut ke Kepulauan Cocos, namun di tengah jalan mereka melarikan diri ke hutan.

Sampai sekarang harta karun tersebut tidak pernah diketemukan lagi. Semenjak itu sudah lebih dari 300 ekspedisi pencarian diadakan, namun gagal. Akhir-akhir ini orang2 curiga bahwa sebenarnya harta tersebut tidak disembunyikan di Kepulauan Cocos, melainkan di sebuah pulau tak dikenal di Amerika Tengah.

King Solomon’s Treasure, Jerusalem
Artefak artefak suci dijarah oleh bangsa Romawi dari Kuil Yerusalem dan dicurigai disembunyikan di kubah2 di Vatican, Artefak ini dianggap sebagai harta karun terbesar Alkitab seperti sangkakala perak (yang akan menandakan Kedatangan Messiah), terompet, lilin emas dll.

Setelah satu dekade, arkeolog Dr Kensley telah merekontruksikan rute harta karun untuk pertama kalinya, menurutnya harta itu telah meninggalkan Roma pada abad ke 5 menuju Kartago, Konstantinopel, dan Aljazair sebelum tujuan akhirnya di padang gurun Yudea source

Blackbeard’s Treasure, caribbean island
Perompak termasyur, si Jenggot Hitam alias Blackbeard, sebenarnya hanya selama dua tahun melanglang buana (1716-1718). Namun selama masa itu konon dia telah mengumpulkan banyak sekali barang jarahan. Ketika Spanyol sedang sibuk mencari emas dan perak di kawasan Mexico dan Amerika Selatan, Blackbeard dan komplotannya menunggu dengan sabar dan kemudian merompak kapal2 yang membawa emas dan perak tersebut. di saat mereka kembali ke Spanyol.

Blackbeard dikenal sebagai perompak kejam yang pintar mengambil keuntungan. Wilayah operasinya ialah di sekitar Hindia Barat dan pantai Atlantis di Amerika Utara, dengan markas utamanya di kepulauan Bahama dan Carolina Utara. Riwayatnya tamat di bulan November 1718, saat Letnan Inggris Robert Maynard berhasil menangkapnya serta menggantungnya. Namun harta jarahannya tidak diketemukan hingga sekarang.

Konon, kapalnya yang tenggelam, Queen Anne’s Revenge, telah diketemukan pada tahun 1996 di dekat Beaufort, Carolina Utara. Tapi di kapal tersebut tidak diketemukan harta karunnya. Banyak orang percaya bahwa harta karun si Jenggot Hitam ini tersembunyi di Kepulauan Karibia, teluk Chesapeake, dan di gua-gua yang terdapat di Kepulauan Cayman.

The Lost City - Atlantis (Coordinates : 31 15'15.53N 24 15'30.53W.)
Google Ocean sambungan tehnologi dari Google Earth telah menemukan yang tidak bisa manusia biasa temukan yaitu Kota yang Hilang, Atlantis. Kota yang berada sekitar 620 mil di lepas pantai barat laut Afrika, didekat Kepulauan Canary di Samudera Atlantik.

Menurut filsuf Yunani, Atlantis kota yang sangat maju berada disebuah pulau sekitar 9.000 tahun yang lalu. Wilayahnya meliputi wilayah Asia sampai Libya, dengan istana-istana mewah, berlimpah emas dan perak, dan merupakan tempat yang tanah dan iklim nya terbaik di dunia. Tapi kemudian, Plato menulis, Atlantis dikalahkan dalam perang oleh suku-suku lain. Dan kota itu pun dihancurkan.

The Amber Room, Rusia
Digambarkan sebagai keajaiban dunia ke-8 oleh orang2 yang pernah melihatnya. Amber Room merupakan harta karun paling unik di sepanjang sejarah.

Berbentuk sebuah ruangan berukuran 11 kaki persegi, terdiri dari panel2 dinding berukuran besar yang bertatahkan beberapa ton batu Amber yg luar biasa, cermin2 besar yang di sisi2nya terdapat dedaunan yang terbuat dari emas, serta empat buah mozaic Florentine yang luar biasa indahnya. Tersusun dalam 3 tingkat, ruangan tersebut bertatahkan permata2 yang tak ternilai harganya. Di dalamnya tersimpan berbagai koleksi benda seni buatan Prusia dan Rusia yang paling berharga.

Dibuat oleh Raja Friedrich I dari Prusia untuk diberikan kepada. Czar Rusia, Peter yang Agung pada tahun 1716. Ruangan Amber terletak di Istana Katherine, dekat St. Petersburg. Saat ini mungkin nilai dari ruangan ini lebih dari US$142 juta (sekitar lebih dari Rp 1,5 triliun).

Saat Hitler dgn Nazi-nya menyerang Rusia, penjaga Ruangan Amber was-was. Mereka mencoba untuk memindahkannya, namun dinding2nya mulai remuk sehinga mustahil memindahkan dinding2 tersebut. Akhirnya mereka menutupinya dengan wallpaper.

Usaha tersebut gagal untuk menyembunyikan Ruangan Amber. Saat Nazi meluluh lantakkan Leningrad (saat ini bernama St. Petersburg) pada bulan Oktober 1941, mereka merebutnya serta memindahkannya ke Istana Königsberg selama masa perang.

Ketika Königsberg menyerah bulan April 1945, Ruangan Amber menghilang, dan sampai sekarang tak pernah diketemukan kembali. Apakah sudah hancur oleh bom Soviet sendiri? Apakah tersembunyi di salah satu bunker yang terletak di luar kota? Tak ada yang tahu pasti mengenai nasib ruangan tersebut. Saat ini telah diciptakan replika dari Ruangan Amber, yang dibuat dengan sangat teliti, di Istana Catherine.




sumber: kaskus.us
Share on Google Plus

About Poerwalaksana M.Djayasasmita

Poerwalaksana is a freelance web designer and developer with a passion for interaction design, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker and Writer. Inspired to make things looks better.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment